ass... tlg pak kch tau caranya biar mudah untuk belajar.
Koneksi ke Database Ms SQL 2000
Membuat Database 'latih" di Ms. SQL Server 2000
- Jalankan Service Manager, Start
- Jalankan Enterprise Manager
- Letakkan kursor pada salah satu Server , lalu klik Databases,
- Buat sebuah database baru dengan cara klik menu Action > New Database.
- Beri nama “latih”. Okay anda sudah memiliki satu database dengan nama “latih”
Membuat Table “siswa” pada Database “latih”
- Klik menu Tools > SQL Server Query Analyzer
- Ketikan script berikut :
CREATE TABLE siswa (
kode int IDENTITY (1, 1) NOT NULL ,
nama varchar (50) NULL ,
alamat varchar (50) NULL )
INSERT INTO siswa (nama, alamat) VALUES ('Adi’, 'Bandung')
INSERT INTO siswa (nama, alamat) VALUES ('Bagus', 'Bandung')
INSERT INTO siswa (nama, alamat) VALUES ('Clara', 'Jakarta')
- Lalu Tekan F5. Okay anda sudah memiliki table “siswa” di database “latih” dengan 3 data record di dalamnya
Membuat Data Source Name (DSN) baru
- Explore ke dalam Control Panel > Administration Tools > Data Source (ODBC)
- Klik Tab System DSN > Add…
- Pilih SQL Server > Finish
- isikan sebagai berikut:
Name : dsn_latih
Server : [nama_server] – isikan sesuai dengan nama server pada SQL Server manager
Next…
How should SQL server verify the authenticity of the login ID ?
With windows NT authentication using the network login ID
Next…
Change the default database to : siswa
Next…
Finish.
Memuat User Interface di VB 06
- Buat sebuah Standard EXE pada VB.6
- Klik menu Project > Components
- Beri tanda cek pada Microsoft ADO data Control 6.0 (OLEDB) dan Microsoft DataGrid Control 6.0, klik OK
- Klik ganda Adodc pada General Toolbox
- Klik kanan Adodc1 pada Form, lalu klik ADODC Properties
- Isikan property pages sebagai berikut:
Klik Tab General
Use ODBC data Source Name : dns_latih
Klik Tab RecordSource
Command Type : 1 – adCmdText
Coammand text(SQL) : SELECT * FROM siswa
OK
- Klik ganda DataGrid pada General Toolbox
- Isikan pada Properties – Datagrid1 sebagai berikut:
DataSource: Adodc1
- okay,..sekarang tekan F5, jika Datagrid1 terisi 3 data, itu artinya koneksi database berhasil.
Untuk selanjutnya saya akan tunjukan bagaimana mudahnya menggunakan 4 perintah SQL Database query: Insert, Select, Update dan Delete dalam aplikasi database menggunakan Visual Basic 6
Caw..
Mau Belajar Database
LANGKAH-LANGKAH MERANCANG DATABASE
Date: 28/07/2009 | By: KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
LANGKAH-LANGKAH MERANCANG DATABASE
Laksanakan langkah-langkah demi langkah, jangan sekaligus menganalisa dan
merancang semua data dalam spesifikasi.
1. Mulai dengan minimal, satu tabel, berdasar makna fungsi yang dibutuhkan. Dalam
contoh kita, makna stok barang adalah quantity on hand untuk setiap barang.
2. Kembangkan struktur dari tabel ini, dengan makin menyertakan detil spesifikasi.
Dalam contoh kita, quantity on hand disetiap gudang – maka perlu ditambahkan
field “gudang”. Demikian juga dengan penambahan kode_barang.
3. Bila ada duplikat data (data sama di lebih dari satu baris) dan sudah ada wakilnya
pisahkanlah ditabel lain yang dihubungkan dengan tabel asalnya.
4. Fungsi berbeda biasanya memerlukan tabel terpisah; dalam contoh kita, fungsi
“transaksi stok”. Kita perlu tabel untuk menyimpan transaksi. Hubungkan dengan
tabel utama (umumnya disebut master dalam system batch) agar data terkait
dikedua tabel sinkron (integritas terjaga)
Makin besar dan rumit database yang harus kita rancang, teknik praktis ini makin
lebih terbukti efektivitasnya, dibandingkan dengan menggunakan teknik normalisasi
secara formal.
Semoga bermanfaat.
Salam dari kami :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc
LANGKAH-LANGKAH MERANCANG DATABASE
Date: 28/07/2009 | By: KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
LANGKAH-LANGKAH MERANCANG DATABASE
Laksanakan langkah-langkah demi langkah, jangan sekaligus menganalisa dan
merancang semua data dalam spesifikasi.
1. Mulai dengan minimal, satu tabel, berdasar makna fungsi yang dibutuhkan. Dalam
contoh kita, makna stok barang adalah quantity on hand untuk setiap barang.
2. Kembangkan struktur dari tabel ini, dengan makin menyertakan detil spesifikasi.
Dalam contoh kita, quantity on hand disetiap gudang – maka perlu ditambahkan
field “gudang”. Demikian juga dengan penambahan kode_barang.
3. Bila ada duplikat data (data sama di lebih dari satu baris) dan sudah ada wakilnya
pisahkanlah ditabel lain yang dihubungkan dengan tabel asalnya.
4. Fungsi berbeda biasanya memerlukan tabel terpisah; dalam contoh kita, fungsi
“transaksi stok”. Kita perlu tabel untuk menyimpan transaksi. Hubungkan dengan
tabel utama (umumnya disebut master dalam system batch) agar data terkait
dikedua tabel sinkron (integritas terjaga)
Makin besar dan rumit database yang harus kita rancang, teknik praktis ini makin
lebih terbukti efektivitasnya, dibandingkan dengan menggunakan teknik normalisasi
secara formal.
Semoga bermanfaat.
Salam dari kami :
KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA
http://mr-amateur.co.cc
materi myob
Date: 19/04/2009 | By: umay mamay
assalamualaikum pak.....
gimana nich belajar myobnya????????????????/
dikit lagi saya mau uts nich tanggal 2 mei......

